Khasiat Alpukat untuk Stroke Dan Diabetes

alpukat (sumber ; kokiqoqi.blogspot.com)DENGAN mengkonsumsi Alpukat dapat mengurangi stroke dan diabetes, dan juga sebuah studi baru mengungkapkan bahwa asupan Nutrisi yang terkandung di dalam buah Alpukat,untuk orang yang mengkonsumsinya bisa menurunkan berat badan (diet),karena kadar gula dalam asupan sangat rendah,sehingga kadar kolestrol bisa membaik,serta mencegah resiko sindrom metabolic.

 

Menurut data survei dari National Health and Nutrition Survey Pemeriksaan (NHANES) 2001-2008, dari 17.567 untuk orang dewasa AS yang berusia diatas 19 tahun, membuktikan bahwa 347 orang dewasa perempuan yang mengkonsumsi alpukat dalam sehari yang dalam hasil survey mencapai 50 persen, menurut rekaman diet memiliki tingkat konsumsi beberapa signifikan lebih baik gizinya dan indikator kesehatan yang lebih positif daripada mereka yang tidak mengonsumsi alpukat.

 

Dari pengkonsumsi harian alpukat rata-rata sekitar satu setengah buah atau (70,1 + / - 5,4 g / hari) untuk ukuran alpukat sedang lebih banyak di konsumsi oleh laki-laki mencapai (75,3 + / -6,3 g / hari) dibandingkan perempuan hanya mencapai (66,7 + / - 7,3 g / hari).

 

Menurut penelitian, para konsumen alpukat ini lebih berpegang pada pedoman diet untuk amerika (Dietary Guidelines for Americans) bila dibandingkan bagi mereka yang tidak mengkonsumsi alpukat, dan hanya diukur lewat index  makan sehat (Healthy eating index).

 

Konsumen Alpukat memiliki asupan lebih tinggi secara signifikan nutrisi penting tertentu termasuk 36 persen lebih serat makanan, vitamin E 23 persen lebih, 13 persen lebih banyak magnesium, 16 persen kalium lebih dan 48 persen lebih vitamin K daripada yang bukan pengkonsumsi alpukat.

 

Konsumen Alpukat juga memiliki asupan lebih tinggi secara signifikan lemak baik, (18 persen lebih ketidak jenuhan pertama dan ketidak jenuhan kedua 12 persen lebih) dan total lemak (11 persen lebih) untuk bukan consumer, meskipun asupan kalori rata-rata kedua kelompok adalah sama.

 

Studi ini menemukan bahwa konsumen Alpukat memiliki rasio odds 50 persen lebih rendah untuk sindrom metabolik dibandingkan dengan bukan pengkonsumsi.

 

Sindrom metabolik merupakan nama yang di berikan untuk sekelompok faktor risiko untuk penyakit arteri koroner dan diabetes tipe dua,apa bila terjadi kebersamaan.(ZEN/PM)

 

 

Editor : Romel

 

Sumber : ZEENEWS.COM

 

Hukrim

Jumat, 31/10/2014 11:52 WITA
Manado-Kamis (30/10) kemarin, Steve Immanuel Waroka (4), anak pertama dari dua bersaudara, buah hati dari Deimer Waroka (27) dan Tirsa Tiwou (25) akhirnya mengembuskan nafas terakhir. Steve diduga salah satu korban keracunan makanan yang akhirnya harus menghembuskan nafas terakhir. Keluarga Steve tak bisa menahan isak...

Seleb

Jumat, 31/10/2014 11:53 WITA
IRINA SHAYK
KEKASIH tercinta Cristiano Ronaldo, yaitu Irina Shayk, kembali tampil seksi dalam sebuah foto. Kali ini, sebuah perusahaan pakaian dalam wanita, Palmers tertarik menjadikannya model utama. Untuk membuat produknya laku keras di pasaran, Palmers mempunyai konsep unik yang harus dilakoni Irina. Wanita Rusia itu berfoto...